![]() |
| Ruly Riantrisnanto di Lantai 2 Resto Ayam Cajo Bakso Komik Depok |
Jenjang karier seseorang barangkali bisa dianggap sebagai ambisi dan tujuan hidup. Namun bagi seorang mantan jurnalis dan editor redaksi salah satu media daring, Ruly Riantrisnanto, karier dianggapnya sebagai takdir sekaligus pilihan. Lulusan D3 Bahasa Jepang UGM dan S1 Sastra Jepang STBA JIA Bekasi ini, sekarang memilih untuk membantu istrinya berwiraswasta di bidang kuliner. Menariknya, tema komik Jepang dan superhero menghiasi lantai dua tempat barunya yang berlokasi di Kelurahan Cimpaeun, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.
"Sejak terkena imbas dari restrukturisasi, saya memang agak ragu untuk kembali terjun di dunia media yang telah menjadi karier saya selama 12 tahun. Sempat mencari-cari lapangan kerja bidang baru, namun semuanya belum ada tanggapan. Akhirnya, saya mulai meniatkan pilihan untuk fokus membantu istri berwiraswasta. Mungkin ini juga takdir saya," ungkap Ruly di mini restonya yang diberi nama Ayam Cajo Bakso Komik, di kawasan Depok, Jawa Barat pada Selasa (14/4/2026).
Sebelumnya, Ruly dan istrinya sempat membuka warung makan tegal di Jakarta Selatan yang didirikan di bawah suatu franchise bahari. Namun selama dua tahun berjalan hingga selesai, kondisinya terbilang stagnan lantaran pasangan ini terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing hingga Ruly sulit membantu istrinya memantau secara intens. "Pelajaran berharga yang sangat mahal banget bisa memiliki usaha warteg selama dua tahun," ujar Ruly.
Akhirnya, dalam proses pencarian dan pemilihan karier baru setelah terkena restrukturisasi, Ruly menjalankan idenya dan istri untuk menghabiskan stok jualan bakso yang sebelumnya pernah dirintis oleh istrinya dan tak berlanjut. "Saya akhirnya berjualan bakso yang sempat tak lanjut dari tempat sebelumnya, bersama salah seorang karyawan warteg kami. Tempatnya di sebuah kafe langganan saya biasa menumpang kerja saat WFH. Kebetulan kenal baik dengan pemiliknya," terangnya.
Setelah menjalin kerja sama dengan pemilik kafe yang berlokasi di salah satu ruko perumahan di Tapos, Depok itu, tiba-tiba selama beberapa bulan berjualan, Ruly ditawari pemilik untuk menyewa rukonya dan dipersilakan mengambil alih usahanya secara penuh. Tawaran itu menjadi titik balik yang tak diduga-duga oleh sang mantan editor dan istri tercinta.
"Saya kemudian memberitahu istri soal tawaran itu, dan dia sangat antusias menanggapinya. Ini seperti impian kami yang menjadi nyata bisa menyewa tempat usaha ruko dua lantai. Sebelumnya di warteg hanya satu lantai dengan tempat parkir untuk mobil pun tak muat," ungkapnya blak-blakan.
Setelah proses sewa menyewa lancar, Ruly dan istri kemudian merombak konsep ruko tersebut dari nuansa kafe menjadi resto penuh warna namun tanpa menghilangkan esensi kafe yang santai. "Saya dan istri menambahkan menu ayam cabai hijau, lele, dan tentu saja bakso sampai mie ayam. Pemiliknya juga sangat baik mau menurunkan ilmu kopinya kepada saya dan karyawan. Sehingga nama kafenya, Careba Coffee, sekarang jadi nama menu kopi kami," jelasnya secara antusias.
Dari situ juga, akhirnya istri Ruly, Argyn Pratiwi, yang merupakan karyawan anak perusahaan salah satu bank BUMN, mendorong suaminya untuk menyalurkan hobinya semasa kecil hingga sekarang, yaitu membaca komik Jepang (manga) dan komik superhero lainnya seperti Marvel maupun DC. Ruly menjadikan lantai dua ruko mereka sebagai perpustakaan berisi komik-komik dan buku-buku legendaris.
"Ada komik superhero seperti Spider-Man, Superman, sampai yang Indonesia ada Patriot dan Setan Jalanan juga. Tapi jujur, lebih banyak komik Jepang baik yang bertema dewasa maksudnya berat secara cerita seperti 20th Century Boys hingga Vagabond, maupun yang ringan-ringan bergenre shonen seperti One Piece hingga Bleach dan Fairy Tail. Dari sini juga nama Bakso Komik saya gunakan. Ada juga buku Chairil Anwar, mitologi, novel gothic dan fantasi, sampai ke topik agama bahkan politik seperti bukunya Tan Malaka," ungkapnya semangat.
Semua koleksi komik-komik superhero dan Jepang hingga buku-buku legendaris tersebut diakui Ruly menggambarkan selera dan perjalanan hidupnya. "Rasanya seperti menyimpan arsip rekaman hidup saya yang bisa diputar kapanpun. Saya berharap ke depannya bisa membangkitkan kembali gairah literasi masyarakat kita dalam hal membaca, terutama di Jabodetabek, khususnya fokus pada warga Depok, tempat saya berdomisili sekarang," harapnya.
"Saya merasa prihatin dengan banyaknya masyarakat angkatan saya yaitu Milenials, hingga Gen Z dan angkatan anak saya, Gen Alpha, mulai menurun minat literasi dalam membaca, bahkan sama sekali tak menaruh perhatian karena pengaruh budaya menonton konten-konten ringan yang singkat di media sosial. Ke depannya, saya akan berusaha mendorong untuk diadakannya acara-acara seperti bedah buku atau komik, peluncuran karya bersifat literasi baik oleh penulis kawakan maupun penulis baru, hingga diskusi santai dan berbagi ilmu," ujarnya penuh perasaan campur aduk dan tekad mendalam.
Selain itu, Ruly juga tak terlalu terpaku dengan acara-acara bersifat literasi. Pembawaannya yang luwes nan santai namun tetap lugas dengan ciri khas yang menurutnya kadang dianggap aneh oleh orang-orang terdekat, membuatnya tetap terbuka jika suatu hari ada pihak yang ingin menyelenggarakan acara-acara hobi bertema lain.
"Saya suka main video game. Misalnya ada yang bikin lomba antar gamers, saya akan mendukung. Begitu juga lomba-lomba seperti cosplay, menulis, menggambar, mewarnai, bahkan saya berharap ada lomba membuat komik, akan saya saya dukung selama konsepnya memadai. Beberapa komunitas seperti musik, film, motor, otomotif, kuliner, atau bahkan pengusaha bidang lain, kalau ingin menggelar acara di tempat saya, bisa saya tampung, ya selama itu tadi, bisa memadai."
Mengenai dunia superhero yang kini antusiasmenya terkesan sedang menurun secara pasar global maupun lokal, Ruly tak mempermasalahkan hal itu. Baginya itu merupakan bagian dari dinamika dalam dunia, seperti roda yang berputar. Menariknya, pendiri situs pabrikjagoan.com ini, mengungkapkan harapan terbesarnya di masa depan perihal dunia superhero Tanah Air.
"Ya, sekarang kan sudah ada Bumilangit yang eksis kembali di pasar lokal. Bahkan kemarin sempat ada film Gatotkaca dan rencananya mau ada Volts. Saya sih optimis pasar lokal akan kembali menyorot dunia superhero. Di Amerika saja, pasar sedang mengantisipasi film Avengers: Doomsday. Ya, pasti hype-nya bakal dapat lagi. Ngarep juga sih suatu saat tulisan-tulisan saya di pabrikjagoan.com bisa dilirik investor supaya ada karya resminya, terutama Jin Terbang yang ceritanya masih ngegantung, ha ha ha," ucapnya.
Menutup pernyataan, Ruly berharap para kreator cerita superhero yang kini terkendala pangsa pasar, tak surut semangatnya dan tak menyerah untuk terus berkarya dalam bentuk apapun. "Ya, tetap semangat saja untuk para penulis cerita superhero. Jangan berhenti untuk selamanya di tengah jalan. Ini di pabrikjagoan.com saja belum sampai 50 persen karakter dari semua provinsi di Indonesia yang mau saya perkenalkan di web. Ada yang baru konsep profil kasar, bahkan ada yang belum saya buat sama sekali di balik layar, ha ha ha. Tapi tekad saya masih terus membara, kok. Ya semoga saja ke depannya pabrikjagoan.com bisa bersinergi dengan kreator-kreator kawakan dan handal lainnya, amin," pungkas Ruly.




Komentar
Posting Komentar